BAB 34

1605 Words

“A... apa yang kamu ingin kan?” tanyaku samar. Mataku yang mulai menangkap sebuah keganjilan dengan tingkah Andrew pun, langsung gugup salah tingkah. Aku seperti punya firasat yang kurang baik akan hal ini. Apalagi, tangannya itu tidak mau berhenti sama sekali dari sesuatu yang sedang dikerjakannya. Semua kancing satu persatu pun, sudah lepas dari tempatnya. Dadanya yang berotot pun sudah mulai mengganggu mataku. Aku yang berusaha melihat ke arah lain pun, jadi salah tingkah karenanya. Sebab, laki-laki ini berusaha berdiri di depanku. Dan berusaha untuk mengurung diriku, agar tidak bisa melihat ke arah mana pun. “Aku kan sudah bilang tadi. Aku akan membuat kamu membandingkan apa yang sudah Rendi lakukan padamu,” bisiknya di telingaku. Dia bisa melakukannya, karena dia sudah sangat deka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD