POV Ratna Seperti janji Kakek Hadi sebelumnya, malam ini ayah dan ibu mengundang Mba Rahmah dan juga om Anwar untuk berkunjung ke rumah kami. Aku yang mendengar suara mobil berhenti di depan pagar rumah kami, bergegas menuju keluar untuk menyambut perempuan yang di sebut-sebut sebagai ibu kandung ku. Aku membuka pintu ruang tamu dan mempersilahkan mereka berdua untuk duduk di set kursi yang sudah di sediakan. Aku meraih tangan Mba Rahmah dan juga om Anwar lalu menciumnya dengan takzim. "Mashaa Allah... Sehat, nak?" Tanya Mba Rahmah sesaat setelah aku mencium tangannya. "Alhamdulillah, sehat mba..." Balasku sambil tersenyum dengan manis. Aku masih merasa sedikit canggung saat bertemu dengan beliau, yang membuatku merasa lebih nyaman saat memanggilnya Mba Rahmah, bukan mamah Anisah sep

