Di antara para Koboi itu ada satu mata setajam elang menatapnya balik, dengan semakin dalam membenamkan wajahnya dalam topi koboynya. "Menarik," gumamnya salah satu ujung bibir tipisnya tersungging. Ayu duduk bersandar sembari kedua tangannya memegang dadanya, memejamkan mata dan tersenyum kegirangan. "Kyyaaaa! Mereka ganteng banget ya Kak? Pasti cewek koboinya cakep-cakep juga ya Kak? Pantas Kakak betah di sini, ndak mau balik-balik." Ayu memiringkan tubuh menatap Dion. Pipi Ayu sudah bersemu merah dengan mata yang berbinar. Tawa Dion berderai, diusapnya puncak kepala Ayu dengan sayang. Dion yakin hari-harinya semakin berwarna ada sepupu kecilnya ini di sini. Setelah mereka menyerahkan dokumen, Dion mengajak Ayu keliling kota sebentar dan berbelanja keperluan pribadi Ayu. Awalnya ayu

