"Dewa mana, Tan? Kok elo sendirian?" tanya Candy saat melihat Sultan menghampiri meja tempatnya nongkrong bersama Sherly. "Ntar dia nyusul. Masih di rumah sakit liat keadaan bokapnya," balas Sultan sembari duduk di depan dua cewek itu. "Bokapnya Dewa sakit? Wah, kayaknya gue musti jenguk, nih. Barangkali ntar dia ninggalin wasiat suruh aku nikah sama Dewa," sahut Sherly berbinar. "Gila lo, Sher. Elo doain bokap dewa cepet koid?" Candy melotot sembari memukul lengan sahabatnya. "Ya, gak gitu juga. Gue kan cuma bilang barangkali," balas Sherly membela diri. "Sama aja lo ngarepin bokapnya Dewa cepet dijemput malaikat pencabut nyawa. Kalau gue sih ngarepnya bokap si Dewa cepet sehat. Kalau Om Pratama sehat, perusahaan bakal sehat juga dan aliran dana Dewa ke gue tetep lancar karena gue ga

