Bab 35-Guru Spiritual

1421 Words

"Wa, bangun," ucap Sherly sembari mengguncang pelan tubuh Dewa yang masih polos tanpa sehelai benang pun. "Hmm." Hanya itu jawaban dari mulut Dewa. Rupanya dia sangat kelelahan setelah pergelutan panas dengan Sherly yang dia anggap Ana. "Bangun, Dewa. Mama kamu menelepon." Sherly kembali mengguncang tubuh Dewa karena poselnya tidak berhenti bergetar. Sudah lima kali panggilan dan gadis itu merasa pasti telepon itu penting. Mendengar kata Mama disebut, Dewa mulai membuka mata dan mengumpulkan nyawanya yang sebagian masih tertinggal di alam mimpi. Lelaki tampan itu kemudian terkejut saat melihat Sherly yang sudah berada di atas ranjang bersamanya dengan tubuh tertutup selimut. "Heh, elo ngapain di sini?" bentak Dewa setelah kesadarannya kembali. Kepalanya terasa pusing dan berat. "T-tad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD