"Maaf, Mas. Di pesantren ini dilarang pacaran. Jadi, kalau Anda mengaku pacarnya Ana, saya yakin Anda seratus persen berbohong," ucap Syifa membuat Dewa dan Sultan saling memandang. "Jadi, santri di sini gak boleh pacaran?" tanya Dewa memastikan. "Benar. Santri di sini maupun santri di pesantren manapun tidak diperbolehkan pacaran, karena pacaran tidak sesuai dengan syariat dan banyak mudharat daripada manfaatnya," balas Syifa tegas. "Apa itu juga berlaku untuk ustazahnya?" sela Sultan ingin tahu. "Benar. Santri, ustazah maupun semua orang yang merasa dirinya muslim," tegas Syifa lagi. "Kalau tidak pacaran, bagaimana jika seorang lelaki menyukai seorang wanita. Masak iya langsung menikah? Kita kan perlu waktu untuk saling mengenal," bantah Dewa. "Di dalam islam ada yang namanya taaru

