Bab 53

1127 Words

Kalau diingat saja Maira masih kesal. Salah dia juga yang tidak bertanya, sehingga Renjuna juga tidak mengatakan apapun kepadanya. Maira mendengus sebal ketika rasa kesal itu masih betah berdiam diri di hatinya. Tidakkah sangat keterlaluan! Ingin rasanya Maira menendang pintu kamar hingga jebol. Namun dia urungkan mengingat ini bukan rumahnya, melainkan rumah kedua mertuanya. Maira yang tidak kunjung mendapati Renjuna pulang, memilih untuk bangkit dari tempatnya semula, kemudian mencari Titin, tadi sepertinya Titin berada di dapur setelah meletakkan cucian. Umi dan Abah sedang pergi berdua ke rumah salah satu kerabat, sekaligus membahas tentang lahan, ini dari yang Maira dengar dari Renjuna sebelum suaminya itu pergi entah kemana. Titin mendengarkan dengan sungguh-sungguh, ketika Maira

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD