Bab 54

1163 Words

Renjuna hendak pulang dari Madrasah, sebelum Rasyid memanggilnya karena ada yang ketinggalan. Sajadah Renjuna yang dia pinjam, jangan sampai lupa lagi di kembalikan. "Santai aja, kamu bisa kembalikan ini sekaligus mampir ke rumah kan?" "Iya sih, tapi kan antum kadang-kadang suka pergi. Mau di w******p juga jarang banget aktifnya." "Waktunya lebih baik saya manfaatkan untuk bersama istri." Rasyid menatap Renjuna dengan pandangan menyedihkan. Maklum, dia saja belum ada hilal kapan mungkin menyusul sahabatnya. Renjuna juga jarang-jarang ngebucin begini. Rasyid baru tau sisi lain dari Renjuna kalau sudah bersangkutan dengan istri tercinta. Mana istrinya juga mirip sama Renjuna, sama-sama galak soalnya. Rasyid memang tidak pernah bertemu langsung, tapi dari buah bibir orang-orang di sekit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD