Bab 56

1112 Words

"Pembangunannya masih lama ya, umi?" Tanya Maira ketika tangannya menggandeng tangan umi, berjalan menyusuri jalan dengan hiasan batu alam, pada kawasan asrama putri. Bukan untuk memantau, hanya untuk jalan-jalan. Mereka juga bingung mau ngapain di rumah setelah masakannya sudah dihandle Titin. Umi sedang berada dalam mood tidak ingin masak. Mau dipaksa bagaimanapun juga akan sulit. "Bagaimana hubungan Maira sama Renjuna? Umi rasa sudah semakin berkembang." "Alhamdulillah umi, kalau nanti misalkan Maira punya pertanyaan cara menjadi istri yang baik, tolong jangan bosan ya mi." Umi terkekeh mendengar ucapan menantunya. Kemudian menepuk pelan tangan yang kini sedang memeluk lengannya. Renjuna tertarik pada wanita saja sudah membuat Umi lega. Dulu juga Renjuna pernah kena rumor yang sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD