Papa nya Jasmin dan juga Broto, langsung di bawa ke kantor polisi. Sedangkan Nyonya Runi dan dua anak perempuan nya, sedang tidak sadarkan diri. Runi dan Lisa, kehabisan banyak sekali da-rah. Sedangkan anak bungsu nya, pingsan karena ketakutan. Mereka di bawa dengan menggunakan ambulan, dan di antar ke klinik terdekat. Klinik tersebut milik Raya dan Jasmin. Jasmin memang sengaja mencari tempat yang dekat dengan klinik milik mereka. Supaya ia melakukan apapun yang ia ingin kan nanti. Jasmin yang masih berpura-pura pingsan, membuka mata nya ketika sudah di ruang rawat darurat. Ia melihat, ada jarum infus yang menancap di tangan nya. "Jasmin, bagaimana keadaan mu?" "Aku baik-baik saja. Terima kasih, Pandu." "Jasmin, sebenarnya kita bisa langsung menjebloskan mereka ke penjara karena k

