Brak. Jasmin membuka pintu ruangan itu. Betapa terkejut nya pria yang ada di dalam sana saat melihat siapa yang saat itu ada di hadapan nya. "Jasmin, kau..." "Ya. Aku ada di sini. Dan seperti nya kamu sangat mengenal ku." "Aku .." "Kenapa? kenapa paman tega mengkhianati kami? Apa jangan-jangan sebelum nya, paman juga yang merencanakan pembu-nuhan Ibu?" "Ibu? Kau bukan anak nya, Jasmin. Sejak kau datang ke panti asuhan ini, wanita itu selalu saja memihak mu. Ia bahkan mulai melupakan aku." "Tapi, Ibu sangat menyayangi mu, Paman." "Menyayangi ku? Jika ia menyayangi ku, mengapa ia malah menyerahkan panti asuhan ini pada mu. Kau tahu Jasmin, sejak dulu kalian adalah parasit yang menumpang di keluarga Black. Sejak dulu, kalian selalu mengambil apa yang sudah menjadi milik kami." "Paman

