Hahahhahaha Mereka semua tertawa saat Pandu menyebutkan nama nya. Entah mengapa, nama itu sangat lah terdengar lucu di telinga mereka. Tidak ada sedikit pun rasa takut saat Pandu menyebutkan nama nya. Mereka seperti nya sudah sering mendengar nama itu. Bahkan mereka sama sekali tidak tahu seperti apa Pandu Dewanata yang sebenarnya. "Kau sungguh lucu. Sayang, baru kali ini kita mendapatkan mangsa yang bo-doh. Dia sungguh aneh." Hahahahhaha Pria yang memakai pakaian preman itu, masih saja tertawa dan menganggap Pandu adalah sebuah lelucon yang patut di tertawakan. Hal itu membuat Jasmin dan juga saling pandang. Mereka merasa ada yang tidak beres dengan tempat itu. "Jadi, apa mau kalian yang sebenarnya? Kami mau cepat-cepat pulang." "Mau kami? Ah, kenapa tidak bicara sejak tadi. Tahu

