69. Masalah Lagi

1153 Words

“Kupaskan saja buahnya untukku!” pinta nenek pada Mama Sekar. Wulan merasa kikuk dan canggung berada di tengah anggota keluarga yang tidak akrab itu. Rasanya ia ingin berpamitan saja, tapi ini sungguh tanggung karena Wulan sedang memijat salah satu bahu sang nenek. “Apa yang kukatakan benar, bukan? Nenek pasti juga khawatir perihal hal tersebut!” tutur Reyhan yang mengembalikan lagi pembicaraan. Sang nenek menurunkan tangan Wulan yang sedang memijitnya, pertanda ia meminta sang cucu menantu untuk menyudahi saja. “Aku tidak khawatir! Apa yang perlu kukhawatirkan? Pernikahan adalah sebuah kebahagiaan yang patut dibagikan. Kau terlalu berpikiran buruk tentang keluargamu sendiri!” timpal sang nenek. Reyhan kali ini menaikkan sedikit salah satu sudut bibirnya. Dia mencibir ucapan sang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD