BRAK!!! Beberapa dokumen dengan kasar dilempar ke atas meja. Rendra yang berdiri di depan meja, tampak kaget, lantas menundukkan kepala. Pria bertubuh sedikit berisi dengan rahang tegasnya menatapnya tajam, sembari terus duduk di kursi kekuasaannya. "Kamu mau menipu saya, iya?!" bentaknya yang langsung dijawab gelengan kepala oleh Rendra. Dia tampak ketakutan. Pria itu menarik laci di sampingnya, mengeluarkan sebuah flashdisk dari dalam berwarna merah, lantas kembali melemparnya dengan gerakan pelan karena takut terjatuh ke atas meja. "Selain masalah ini, kamu juga sudah membuat saya malu dengan perbuatan kotormu di kantor ini, Pak Rendra!!" "Ma-maksudnya, Pak?" "Kamu sudah menipu saya dengan memasukkan data keuangan palsu ke dalam buku keuangan. Dan di sisi lain, kamu juga selalu b

