Part 9

1854 Words
"Kim Sang Bum Sang Idola Dengan Kesempurnaannya (Tampan, Mapan dan Terkenal) Menjalin Affair dan Berusaha Merebut Isteri Seorang Pengusaha..." So Eun semakin membulatkan matanya saat membuka lembaran tabloid itu dan menemukan beberapa foto So Eun bersama Kim Bum bahkan ketika So Eun berciuman dengan Kim Bum, dan foto itu bersebelahan dengan foto keluarga So Eun dan Kyuhyun. "Sang Idola yang sempurna dengan wajahnya yang tampan, tubuh atletis, kekayaan yang tak diragukan, tentu dapat dengan mudah memilih wanita dari ribuan wanita yang mengidolakannya. Namun siapa sangka jika jika pria bernama lengkap Kim Sang Bum itu nampak terobsesi dan lebih suka merebut wanita yang merupakan isteri dari pria lain. Bahkan Ia bisa menggunakan cara licik untuk mendapatkannya...." Tulisan itu berhasil membuat So Eun panik karena hal itu bisa merusak karier Kim Bum yang sudah susah payah Kim Bum bangun. "Kita bisa membantahnya Oppa.... Kita harus melakukan sesuatu agar berita ini tidak membesar...." Panik So Eun. "Kita tidak bisa So Eun.... Kau harus melihat ini...." Kyuhyun segera menghidupkan televisi dan muncullah berita mengenai Kim Bum. "Aku merindukannya....." Suara Kim Bum yang terdengar lirih namun jelas di rekaman suara yang diperdengarkan di televisi. "Wanita yang Kau rindukan itu Isteri Pria lain Bum-ah..... Jangan mencari masalah Bum-ah..... Atau Kau akan kehilangan karier yang sudah susah payah Kau dapat...." "Dan Dialah alasanku berjuang untuk mencapai semua ini...." "Hhh..... Tidak bisakah Kau move on?... Kau bisa mendapatkan wanita lain...." "Aku tidak bisa....karena sejak bertemu dengannya, Aku sudah memantapkan dan meyakinkan hatiku bahwa Dia adalah takdirku...." "Dan itu tidak mungkin karena Ia sudah menjadi takdir Cho Kyuhyun, suaminya...." "Itu bukan takdirnya....itu baru pemberhentian sebelum So Eun mencapai takdirnya...yaitu bersamaku...." Kalimat keyakinan penuh kesinisan menjadi penutup di rekaman suara itu membuat berita Kim Bum yang terobsesi kepada isteri pria lain semakin kuat. Berita gosip itu tidak berhenti di situ, berita itu dilanjutkan dengan tayangan slide foto kebersamaan Kim Bum dan So Eun 2 bulan belakangan ini. Dan hal yang membuat So Eun langsung lemas merasa sulit untuk membantah berita itu adalah rekaman di mana So Eun dan Kim Bum berciuman mesra di balkon rumah atap. "Apa yang harus kita lakukan...... hikz.... Karier Kim Bum Oppa akan hancur....hikz.... " So Eun menangis lemah. "Kita harus membicarakannya dengan Kim Bum..... Kau mau ikut menemuinya?....." Ara bertanya sembari mengusap punggung So Eun. So Eun menggeleng sembari menahan isakan tangisnya. "Aku... Sudah terlalu membuatnya hancur.... Hikz.... Aku tidak sanggup bertemu dengannya....hikz...." "Kalau begitu.... Kita langsung saja melakukan konferensi pers dan mengkonfirmasi bahwa berita itu benar-...." "Tidak..... Opppa, tidak bisakah kita melindungi Kim Bum Oppa?...." Tanya So Eun lirih dan terdengar ragu. "Sulit So Eun.... Sudah terlalu banyak buktinya.... " Kyuhyun berucap pelan, prihatin. "Sebenarnya itu mudah.... Namun banyak yang harus Kau ungkap untuk melakukannya...." Ara berucap lirih sedikit tidak yakin. So Eun hanya bisa terdiam. "Kita tunggu saja.... Aku yakin management Kim Bum Oppa akan melakukan sesuatu untuk melindungi karier Kim Bum Oppa...." Suara So Eun bergetar berusaha meyakinkan dirinya agar berfikir positif. Ara dan Kyuhyun hanya bisa saling bertatapan prihatin akan keadaan So Eun. Mereka tau penyelesaiannya cukup mudah yaitu hanya mengungkapkan yang sebenarnya. Namun akan ada akibat dari keputusan itu yang membuat So Eun sulit memilih. So Eun merasa Ia bagai makan buah simalakama. ~oO0Oo~ Di tempat lain Kim Bum dan Minho sedang berdiskusi untuk menyelesaikan skandal ini. "Apa yang harus kita lakukan?!.... Aku sudah menduga hal seperti ini akan terjadi....." Minho berucap frustasi. "Sudahlah.... Kau urus saja pendaftaran wajib militerku Hyung.... Lambat laun mereka akan melupakannya... " Kim Bum berucap santai. Beruntung Kim Bum tidak terikat dengan management jadi jika Ia membuat skandal maka Ia tidak akan berurusan dengan banyak pihak. "Kau akan pergi begitu saja?.... Bagaimana dengan So Eun?... Ini juga berhubungan dengannya...." Minho berucap heran sekaligus frustasi akan sikap santai Kim Bum. "Aku yakin suaminya akan melakukan apapun untuk melindunginya..." Kim Bum berucap yakin namun tayapannya tampak sedih. Kim Bum akui jika Ia membenci Kyuhyun yang b******k karena menduakan So Eun namun Entah kenapa Ia juga yakin Kyuhyun akan selalu melindungi So Eun. "Lalu Aku tidak perlu melakukan apapun untuk skandal ini?..." Minho bertanya meyakinkan. "Kau urus saja-...." "Tidak.... Aku tidak akan mengizinkan Kau wamil.... " "Hyung.... Aku butuh tempat yang jauh.... Aku ingin sendiri... Aku ingin tenang.... Aku mohon...." Minho menatap Kim Bum tidak tega melihat tatapan sakit sekaligus memohon padanya. "Baiklah.... Aku akan memenuhi keinginanmu...... " Kim Bum pun tersenyum tipis sebagai ucapan terima kasihnya. ~oO0Oo~ Dua hari berlalu dan selama itu juga So Eun semakin cemas karena berita skandal Kim Bum semakin besar namun pihak Kim Bum belum juga melakukan konfrensi pers Orang tua So Eun, terutama sang Eomma juga seringkali menghubungi So Eun untuk bertanya mengenai skandal yang melibatkan So Eun itu. Untungnya Kyuhyun berhasil membantu So Eun menghindari sang eomma. "Oppa..... Apakah tidak ada kabar dari pihak Kim Bum Oppa?... Mengapa mereka tidak melakukan konfrensi pers untuk menyelesaikan skandal Kim Bum Oppa yang sekarang semakin membesar?...." So Eun bertanya panik. Kyuhyun hanya menggeleng sebagai jawaban. "Kau ingin Oppa menghubungi mereka?... Kita juga butuh konfrensi pers untukmu So Eun.... Dan sebaiknya kita menghubungi mereka agar jawaban pihak kita sama dengan pihak mereka.... " Kyuhyun mengungkapkan pendapatnya. "Tapi.... " "Ini untukmu dan keluargamu So Eun... Walau sejujurnya Aku merasa tanpa menghubungi pihak Kim Bum pun Aku yakin Kim Bum akan setuju selama itu bisa melindungimu..." Kali ini Ara berujar. "Aku tahu... Karena itu.... Oppa, Kau boleh ya menghubunginya... Tapi Kau juga harus membuat kesepakatan konferensi yang bisa melindunginya juga...." So Eun meminta pada Kyuhyun. "Akan Aku usahakan.... Walau Aku juga tidak yakin.... " Ucap Kyuhyun dan Ia pun langsung menghubungi kontak Min Ho yang sudah Ia dapat dari sekretarisnya setelah mencari dari berbagai sumber. "Yeoboseyo...." Terdengar sahutan dari Minho setelah Minho menjawab panggilannya dipanggilan ketiga. "Yeoboseyo.... Saya Cho Kyuhyun.... Bisakah kita bertemu?... Saya ingin membicarakan mengenai skandal Kim Bum dengan Kim So Eun...." Ucap Kyuhyun yang disambut dengan helaan nafas Minho. Kyuhyun mendengarkan dan melanjutkan percakapan dengan Minho sembari berjalan menuju ruang kerjanya. Sedangkan So Eun dan Ara tetap pada posisinya dah hanya menunggu berita dari Kyuhyun. 30 menit kemudian Kyuhyun pun kembali menemui So Eun dan Ara. "Bagaimana Oppa?...." Tanya So Eun langsung. "Minho bilang, Kita bisa melakukan apapun untuk melindungimu.... Termasuk menjadikan Kim Bum sebagai pihak yang bersalah...." Jelas Minho. "Lalu bagaimana dengan karier Kim Bum?.... " Kali ini Ara yang bertanya dengan keheranannya karena biasanya seorang manager akan melakukan apapun untuk melindungi artisnya. "Minho bilang, Kim Bum akan melakukan wamil.... Jadi mereka hanya berharap saat Kim Bum kembali skandal kalian sudah menghilang...." Jelas Kyuhyun lagi menatap So Eun dengan tatapan intens membuat Ara mengernyit heran karena tidak mengerti arti tatapan itu. So Eun terdiam karena keterkejutannya dan tiba-tiba jantungnya berdetak kencang karena khawatir. "Wami.... Disaat pikirannya kacau.... Bukankah itu berbahaya...." Lirih Ara berfikir. "Oppa.... Apa Oppa bisa menghubungi Kim Bum Oppa?.... Mungkin kita bisa mencari jalan lain...." So Eun berucap panik penuh harap. "Oppa sudah menghubunginya... Tapi jawabannya cukup membuatku...." Ara dan So Eun semakin khawatir saat Kyuhyun tidak melanjutkan ucapannya dan justru kini wajahnya nampak cemas. "Apa yang Kim Bum katakan?...." Tanya Ara. "Kim Bum bilang Aku harus melakukan apapun untuk melindungi So Eun... Kita tidak perlu memikirkannya karena Dia.... Juga memang ingin pergi dari dunia ini...." Ucapan Kyuhyun semakin lirih di bagian akhir. "Ap.....pa....?... Oppa pasti salah dengar... Kim Bum Oppa bukan orang yang seperti itu....tidak mungkin...." So Eun merasa tidak percaya namun Ia juga khawatir. "Kau mau mendengarnya?... Kebetulan Oppa merekam semua percakapan sebagai bukti jika nanti kita melakukan konferensi pers tanpa mereka...." Jelas Kyuhyun. Tanpa menunggu jawaban So Eun, Kyuhyun pun menghidupkan rekaman di ponselnya. "Lakukan dan katakan apapun di konferensi pers yang bisa melindungi So Eun... Walaupun Kau sudah menduakan So Eun, tapi... Entahlah... Aku masih percaya dan yakin jika Kau akan melakukan apapun untuk So Eun...." Selama beberapa detik tidak terdengar hingga kemudian terdengar suara Kim Bum dengan kalimat yang membuat d**a So Eun sesak. "Kau tidak perlu memikirkanku.... Karena Aku memang sudah ingin pergi dari dunia ini...." So Eun menangis mendengar suara datar Kim Bum mengucapkan kalimat yang penuh kepasrahan. "Ini semua salahku....hikz.... Ini semua salahku....hikz...." So Eun terisak sembari terus menyalahkan dirinya. "So Eun.... Ini bukan saatnya Kau menyalahkan dirimu sendiri... " Ara membujuk So Eun sembari memeluk So Eun yang masih terisak. "Sebaiknya kita menemui Kim Bum sekarang.... Sebelum terlambat.... " ujar Kyuhyun. "Tapi.... Aku...." So Eun masih ragu sekaligus merasa bersalah. "So Eun.... Aku mohon.... Terkadang manusia perlu egois...." Ucap Ara menatap So Eun intens dan sedikit memohon. Akhirnya So Eun pun mengangguk diikuti senyuman lega dari Kyuhyun dan Ara. ~oO0Oo~ Kyuhyun membawa So Eun dan Ara menuju apartement Kim Bum namun mereka tidak menemukan Kim Bum. Setelah menghubungi Minho dan membujuk Minho, akhirnya mereka mendapatakan alamat tempat Kim Bum berada yaitu di Busan namun di daerah terpencilnya. Memakan waktu 3 jam hingga mereka tiba di rumah sederhana yang Kim Bum tempati. Ting....tong....ting....tong.... Butuh menunggu 5 menit sebelum akhirnya pintu terbuka dan muncullah wajah pucat Kim Bum dengan ekspresi datarnya yang menandakan Dia sudah mengetahui siapa yang datang. GREPP Tanpa diduga So Eun berhambur memeluk Kim Bum. Kim Bum membulatkan mata terkejut. Ekspresi datar yang Ia buat agar terlihat kuat di depan So Eun perlahan sirna tergantikan ekspresi sendu penuh cinta penuh kerinduan. Kim Bum hampir membalas pelukan So Eun saat Ia sadar ada Kyuhyun dihadapannya. "Kim Bum Oppa.... Kau baik-baik saja?...." So Eun melepas pelukannya berganti dengan memeriksa wajah dan tubuh Kim Bum untuk mencari tanda-tanda bekas percobaan bunuh diri. "Aku baik-baik saja...." (Setidaknya Aku masih bernafas walau tanpa merasa hidup) lanjut Kim Bum dalam hati dan berusaha kembali menunjukkan wajah datarnya. "Tapi Kau berkata ingin mengakhiri hidupmu di dunia ini...." Gumam So Eun lirih sementara Kim Bum mengernyitkan dahinya pertanda tidak mengerti. " Mungkin sempat terfikir olehku.... Namun Aku tau walau Kau... Tidak mencintaiku lagi... Namun Kau pasti akan merasa bersalah jika Aku melakukan itu.... " Ujar Kim Bum menatap So Eun lekat. "Bukan hanya merasa bersalah..... Tapi Aku juga pasti merasa ingin mati menyusulmu Oppa.... " Batin So Eun berucap sembari menatap Kim Bum lekat dengan mata berkaca-kaca. Cukup lama mereka bertatapan hingga Kim Bum mengalihkan tatapannya. Kim Bum tidak ingin terpengaruh tatapan So Eun yang seolah menunjukkan rasa cintanya yang mungkin saja akan membuat Kim Bum tidak pernah melepaskan So Eun. "Jika tujuan kalian ke sini hanya untuk memastikan Aku masih hidup, maka sekarang kalian boleh pergi...." Kim Bum pun langsung berbalik ingin beranjak meninggalkan ketiga orang itu. "Kim Bum-shi.... Mengenai konfrensi pers-...." "Aku sudah mengatakan semuanya di telpon tadi... Lakukan apa yang ingin kalian lakukan...." "Tapi Kim Bum Oppa...." "Tidak akan ada yang berubah...." Tegas Kim Bum kemudian langsung menuju kamarnya. "Tidak akan ada yang berubah... Tidak mengenai konferensi pers... Tidak juga rasa cintaku...." Batin Kim Bum. Sementara So Eun semakin menangis terisak karena kembali melihat luka dan kehancuran Kim Bum. "Maafkan Aku Oppa... Hikz.... Aku mencintaimu Oppa...hikz.... Selalu mencintaimu.... Hikz.... Tidak pernah berubah.... Hikz...." Gumam So Eun namun tidak terdengar oleh Kim Bum yang mungkin juga sedang menangis di balik pintu kamarnya. Sementara itu Kyuhyun dan Ara nampak tersenyum menyaksikan apa yang terjadi. To Be Continue
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD