BAB 14

1410 Words

Perut mereka berdua sudah penuh terisi oleh makanan. Sebagai makanan penutup, Marisa menyantap kue hadiah dari suaminya yang disimpan di dalam kamar. Ia sangat menyukai kue karamel itu sampai-sampai tak menyadari masih ada sisa krim di bagian sudut bibir saat telah selesai mengunyah kue tersebut. Walau perut sudah terasa penuh, mulut Marisa tak kunjung berhenti mengunyah makanan. Seperti baru makan makanan yang seperti ini saja. Padahal di Indonesia juga banyak. Sepertinya Marisa akan mengalami peningkatan berat badan pulang dari acara liburan ini. Namun, bila kebanyakan olahraga di atas kasur, dan berkeringat setiap malam, kemungkinan ia malah semakin kurus. “A’a mau kue juga nggak?” Marisa menawarkan kue yang ada di piringnya kepada sang suami. Masa suaminya tidak dibagi? “Mau, tapi n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD