Di tempat lain, Marisa yang bertemu sembunyi-sembunyi dengan Reyhan di salah satu mal, memarkir mobilnya dan beralih ke mobil Reyhan. Ia tak mau Reyhan menjemput di kediamannya langsung. Maka dari itu, Marisa menyuruh Reyhan untuk berjumpa di mal. "Kamu udah izin dulu sama suami kamu, Sa?” tanya Reyhan penasaran karena ia menjemput ke mal bukan ke rumah Marisa langsung. "Udah kok," jawab Marisa singkat. "Jujur nggak bohong?” tanya Reyhan lagi, memancing Marisa untuk jujur. "Bohong, sih. Aku bilang mau jalan-jalan sama temen-temen aku." Marisa tersenyum manis sambil menatap Reyhan. "Dasar. Jadi judulnya ini kuculik istri orang untuk berjalan-jalan. Dosa sih, tapi gimana lagi, aku mumet mengurus semua pekerjaan dan butuh teman untuk jalan-jalan," jelas Reyhan. "Santai, Rey. Kita kan cu

