BAB 23

1415 Words

Indra menekan-nekan p****t Marisa yang tengah membelakanginya dengan telunjuk tangan kiri. “Sayang, ini udah seminggu belum?” tanyanya sambil mengguncang-guncang tubuh Marisa. “Belum, Sayang,” jawab Marisa singkat. “Udah nggak sakit, kan?” tanyanya lagi. Marisa membalik badan menghadap suaminya, “Sayangku udah nggak tahan, ya?” tanya Marisa sambil mencubit hidung Indra. Indra mengangguk dan memasang wajah memelas kemudian merengek, “Mau … hiks … hiks.” Pria itu berpura-pura sedih dan ingin menangis. “Ah, mau banget?” tanya Marisa singkat. Indra menganggukkan kepala dengan kencang, persis seperti anak kecil. Marisa mendekat dan memeluk suaminya lalu berbisik di dekat telinga Indra, “Sabar, tunggu seminggu pas, ya, Sayang.” Marisa menepuk-nepuk punggung Indra. “Kirain mau, ternyata e

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD