BAB 17

1233 Words

Indra merasakan jika istrinya dalam posisi tersebut. Bagaimana rasanya jika diperlakukan dengan tidak sopan. Indra saja memperlakukan Marisa bak putri raja. Wanita adalah makhluk yang indah juga sekaligus makhluk yang rapuh. Mereka tercipta dari tulang rusuk yang bengkok. Jika diluruskan akan patah. Pria berambut emas itu menatap Indra penuh tanya. “Ini bukan urusan Anda, kenapa Anda menahan tangan saya, Pak?” Ia tidak mau urusannya diganggu oleh orang asing yang sama sekali tidak ia kenal. Indra bak seorang pahlawan. “Maaf, Pak, perbuatan ini tidak baik. Seharusnya Anda memperlakukan kekasih Anda dengan sikap yang manis, bukan dengan kasar seperti ini.” Indra melepaskan lengannya yang tadi menahan tangan pria asing yang hendak menampar pacarnya lagi. “Jangan campuri urusan saya!” anca

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD