Bab 14

1017 Words

Maggie tidak main-main dengan apa yang ia ucapkan. Keesokan harinya ia pergi meninggalkan Sam meski pria itu sudah membujuknya setengah mati. Sam merasa sangat frustasi, rasanya salah satu bagian dari tubuhnya lepas. Tulang rusuknya menghilang entah kemana. Pria itu memandang kosong kasur putihnya. Malam dimana ia dan Maggie bersama bagaikan mimpi. Masih teringat dengan jelas setiap inci sentuhan wanita itu, harum tubuhnya masih membekas di hidungnya, suara lembut Maggie mendendang di telinganya. Kebahagiaan itu seolah hancur karena kepergian wanita itu. Sam tidak tahu harus bagaimana lagi. Maggie datang dengan mudah memasuki hidupnya. Tapi juga sangat gampang pergi meninggalkannya. Sam masih tak percaya Maggie meninggalkannya. Sam kembali berbaring. Dia menghisap ganja untuk menghibur di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD