Tiga Belas

1032 Words

Sam pulang ke apartemennnya pukul sepuluh malam. Setelah pertemuan dengan Maggie yang tidak disengaja di kafe membuatnya butuh waktu sendirian. Maggie mengabaikan dirinya, wanita itu enggan menyapanya dan Sam merasa hal itu sangat menyakitkan. Melihat mata sinis Maggie membuatnya tidak tahan. Sam menekan tombol password hingga pintu apartemennya terbuka. Dia melepas dasinya lalu membuka kancing kemeja atasnya. Dia sangat lelah, barusaja ia pulang dari tempat hiburan malam, bukan untuk mabuk-mabukan melainkan menenangkan pikirannya. Dia tak punya tempat lain selain tempat kotor itu. Sam menyimpan sepatunya di rak sepatu dan memakai sandal jepit. Pria itu berjalan masuk ke dalam ruang tamunya. Betapa terkejutnya ia saat melihat Maggie duduk di ruangan itu. "Kau masih berurusan dengannya?" T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD