Harapan Vianka tidak muluk-muluk, dia cuma ingin maminya panik karena dia kabur lalu menyetujui keinginan Vianka untuk membatalkan rencana pertunangannya dan Farrel. Berdasarkan info dari Renia, maminya sudah tidak mencari dia lagi. Kok gitu? Karena maminya yang berstatus janda sedang dekat dengan seorang juragan sawit. “Mami keren banget tangkapannya, bisa banget dia nyari Papi baru tajir parah kayak gitu,” kata Vianka pada orang yang sedang diteleponnya. Siapa lagi kalau bukan Renia. “Ember, gue aja takjub. Tante gaul banget ya.” “Betewe, nggak ada yang nyariin gue?” Vianka sudah rindu pada keluarganya. Dia juga belum bertemu Renia sejak kerja di rumah Kenio. “Adek lo bilang mereka udah hapal kelakuan lo. Keras kepala kayak Tante jadi mereka cuek aja. Abis duit juga lo bakal balik.”

