Gelas di tangan Kenny sudah pecah dan tangan pria itu terluka. Serpihan gelas dan isinya beserta darah yang keluar dari tangan Garry mengotori meja bartender. Wajah pria itu tanpa ekspresi, hanya diam melihat ke arah ponselnya. Bahkan sepertinya pria itu tidak menyadari kalau tangannya terluka. Hal itu semakin menegaskan pada Anton betapa kuatnya Garry. Gelas yang dipecahkan Garry adalah gelas kristal dengan kualitas terbaik, jadi membutuhkan tenaga besar untuk menghancurkan gelas itu. “Kau terluka!” seru Anton panik dan dia langsung mengambil kotak yang berisi peralatan darurat untuk luka yang ada di laci meja bartendernya. Garry menoleh karena seruan Anton dan baru menyadari kalau tangannya terluka. Dia bahkan tidak merasakan sakit di tangannya karena sekarang hatinya jauh lebih saki

