DUA ENAM

1428 Words

Fachri dan vio menghabiskan malam bersama. "Kak bangun."fachri membangunkan vio dini hari. "Emangnya jam berapa sekarang."vio mengeliat. "Jam setengah tiga pagi."jawab fachri. "Ini masih pagi banget bocah , gw masih ngantuk."vio kembali meringkuk masuk slimut. "Liat itu kak."fachri membuka tirai jendelanya. Terpapar jelas pemandangan lampu kota dan bintang. "Apa?"vio membuka selimutnya. "Pemandangan kota dan bintang."jawab fachri. "Bagus banget fach."seru vio senang. "Makanya gw ngasih tau kaka."balas fachri. "Gw bisa-bisa betah di sini."ucap vio bersandar pada bahu fachri tiduran sambil liat pemandangan malam. "Harus betah, kaka kan calon istri gw."fachri mengelus rambut vio. "Lo beneran mau nikahin gw?"tanya vio. "Beneran dong sayang, ngapain gw jauh jauh ke sini kalo gak m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD