BAGIAN ENAM PULUH DELAPAN

2134 Words

BAGIAN ENAM PULUH DELAPAN BAGIAN ENAM PULUH DELAPAN “Agil…” teriak Silvia dari bawah memanggil nama sang adik, Agil yang bersiap akan turun ke bawah hanya geleng kepala tanpa menjawab teriakan sang kakak yang terdengar melengking ditelinganya. Agil sering kali berpikir bagaimana kehidupan sang kakak nanti setelah menikah. “apa sih kebiasaan banget lo pagi pagi udah bikin gendang telinga orang rusak,” omel Agil Ketika sudah sampai di bawah dan mendapati ibunya serta sang kakak yang sedang duduk di meja makan dengan raut wajah cemas. “bantuin gue,” ucap Silvia. “bantuin apa? Anterin lo ke kantor?” tanya Agil so tau. “bukan ih,” kesal Silvia. “kakak kamu mau dilamar,” ucap ibunya Silvia sambil menatap layer ponsel, ibunya terlihat sibuk dan focus. “lah, bukannya bagus yah.” Ucap Agil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD