BAGIAN ENAM PULUH TUJUH “Aku mau lamar Silvia besok bu,” tutur Iqbaal pada sang ibu. “serius? Kita belum persiapan apa apa. Mana ibu juga belum ketemu sama orang tua dia.” Kaget ibunya Iqbaal dengan keinginan Iqbaal yang tiba tiba. “serius, aku gak mau ngasih harapan lama lama sama dia. Belum lagi aku mau berangkat tugas luar negeri, aku takut dia diambil orang.” Jawab Iqbaal jujur, mengingat jika dirinya akan pergi tugas ke luar negeri cukup lama membuatnya khawatir jika ada orang yang mengambil Silvia dari sisinya. “hm, yaudah ibu ikut mau kamu aja. Kalau ibu siap siap aja berangkat sekarang juga, tapi masalahnya persiapannya belum ada. Gak mungkin kita ke sana dengan tangan kosong.” “iyah aku mau persiapin semuanya sekarang, aku bakalan bilang kalau kita ke sana sekitar jam satuan

