BAGIAN LIMA PULUH SEMBILAN nadira mana? Mamah kan gak tau, lagian tumben kamu bilang biasanya juga cuek aja ma punya pasangan siapa pun gak pernah bilang sama mamah.” Ucap ibunya masih belum kaget “nadira adiknya bang Iqbaal.” Dan ucapan Agil kali ini baru bisa membuat ibunya kaget. “adiknya Rendy, mantan aku mah.” Lanjut Silvia memperjelas ucapan Agil. “adiknya Rendy?” tanya ibunya sekali lagi dan berharap ia salah mendengar ucapan Silvia barusan. “iyah mah,” tapi jawaban itu seolah membuat semesta runtuh seketika, saat kata iyah meluncur manis dan mantap dari bibir Agil putra satu satunya. Rasa sesak itu menghampirinya sekaligus rasa cemas, tapi ini bukan kecemasan yang biasanya. Kecemasan ini adalah kecemasan yang selama ini terkubur dan sudah di anggap mati oleh ibunya Silvia.

