Bab 89 : Tidak Ada Lagi Perpisahan 1

1292 Words

# William Tan mengambil tangan Karen dan meletakkan ponsel di tangannya. "Hanya malam ini. Bicaralah dengannya. Dia menelpon dan memohon seperti orang gila. Dia bahkan tidak mau beranjak dari bandara. Opa tidak kasihan padanya....sungguh. Buat apa Opa kasihan padanya." Ucap William Tan, gurat di wajahnya tidak berubah. Ia tetap terlihat sungguh-sungguh dengan kalimatnya. Karen meletakkan ponsel itu di sampingnya. Sama sekali tidak menyentuhnya lagi untuk melihat isinya. "Opa...Hansel bisa menunggu. Tapi Opa belum makan dari kemarin." Ucap Karen. Pria paruh baya itu bangkit berdiri, bermaksud keluar dari ruangan itu. "Opa tidak merasa la....." "Aku lapar...."Karen memotong kalimat kakeknya. William Tan berbalik. Ia akhirnya menatap wajah Karen. "Aku bahkan tidak memiliki tenaga unt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD