45

2008 Words

 MATURE CONTENT  “Kau benar-benar akan pulang?” Dylan mengangguk mendengar pertanyaan Pascale itu, kemudian ia berdiri dan menyambar jasnya yang tersampir di sandaran kursinya. “Ingatlah untuk tidak minum berlebihan malam ini, Pascale,” ujar Dylan mengingatkan sebelum ia mematikan lampu di ruang kerjanya. Tempat itu sekarang gelap gulita. Satu-satunya penerangan hanyalah dari lampu-lampu yang bersinar di luar jendela kacanya, juga dari temaram sinar di luar ruangannya. Belum cukup larut, tetapi semua karyawan sudah pulang. Di kantornya, di semua perusahaan yang ia miliki, jam kerja mereka teratur dalam hal datang dan pergi. Jika tidak ada sesuatu yang sangat mendesak untuk diselesaikan, Dylan tidak pernah meminta anak buahnya untuk bekerja lembur. Ia memiliki karyawan yang berdedika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD