Dylan sengaja mandi berlama-lama hanya agar ia tidak melangkahkan kakinya kembali ke dapur dan melihat Jade memasak di dapurnya. Rasanya semua begitu normal, seakan mereka sudah biasa melakukan itu. Mengobrol di dapur, saling melempar senyum, dan saling memandang.Selama ini, dapur bagi Dylan hanyalah sebuah pelengkap untuk rumahnya. Rumah tanpa dapur tidak bisa disebut rumah bukan? Dan meskipun tidak pernah digunakan, tempat itu harus selalu ada. Dapur adalah jantung rumah. Seperti seorang ibu. Dapur adalah tempat di mana semua cinta dimulai. Ia ingat, sejak kecil, Mom yang memang suka sekali memasak, membuatkan ruang untuk tempat bermain bagi Dylan dan Nathan di dapur. Atau jika mereka terlalu bosan bermain di dalam rumah, Mom akan membiarkan mereka berlarian di halaman belakang rumah da

