87

2050 Words

 Ketika mendengar desah napas Jade yang kembali teratur, Dylan turun dari tempat tidur dengan hati-hati agar tidak membangunkan gadis itu. Ia kembali duduk di kursi yang sudah ia tempati selama hampir tiga hari itu dan mengamati Jade yang kali ini tertidur dan bukannya pingsan.Walaupun Jade sudah sadarkan diri, rasa takut yang Dylan rasakan masih belum hilang sepenuhnya. Selama menunggu Jade membuka mata, kepalanya dipenuhi berbagai hal buruk yang ia takutkan akan terjadi. Dylan tahu jika dirinya berlebihan. Akan tetapi, melihat Jade seperti ini membuatnya hampir merasa gagal melindungi gadis itu. Seharusnya Dylan tidak membuang-buang waktu dan segera melakukan tindakan kepada Catherine juga Alex setelah media mulai menjelek-jelekkan mereka. Seharusnya Dylan tidak membiarkan Jade lepas da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD