Seharusnya malam ini menjadi malam yang sempurna. Apalagi setelah pertemuannya dengan Steven Dane berjalan dengan sangat lancar. Sepanjang hari, Jade merasa gugup dan ketakutan membayangkan akan seperti apa pertemuan itu. Namun ternyata, semua rasa gugup dan takutnya lenyap ketika akhirnya ia bertemu dengan Dane. Pria paruh baya itu benar-benar ramah dan tidak sombong sedikitpun meski memiliki nama yang sangat besar di industri perfilman Hollywood. Dane tersenyum padanya, bicara dengannya, dan memperlalukan Jade seperti dirinya adalah seseorang yang berharga. Dane bahkan seakan tidak peduli jika kemampuan akting Jade begitu minim. Ia dengan senang hati, akan memasukkan Jade ke tempat kursus akting yang direkomendasikannya dan menawarkan sebuah kontrak film yang sangat menggiurkan. Film

