40

2056 Words

“Kenapa kau masih di sini? Sudah kubilang aku tidak mau melihatmu lagi!”Dylan menatap Jade yang terlihat mengabaikan apa yang neneknya katakan itu, kemudian ia meraih tas Sofia dan membawanya keluar dari kamar tanpa bicara apapun. Meninggalkan Sofia yang menggerutu pelan dalam bahasa Perancis. Seperti yang dokter Beaufort katakan, hari ini Sofia sudah boleh keluar dari rumah sakit. Namun, meskipun begitu, Sofia masih belum pulih sepenuhnya. Ia masih belum boleh bekerja terlalu keras, mengangkat beban berat, juga harus menghindari stress. Dan dari apa yang baru saja Dylan lihat, ia tahu salah satu sumber stress terbesar Sofia adalah cucunya sendiri. “Dia mencemaskanmu. Kenapa kau begitu galak padanya?” Sofia, masih dengan bibir cemberut, menoleh pada Dylan yang berdiri di hadapannya. “D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD