“Tinggallah di rumahku untuk sementara. Itu akan jauh lebih baik.” Jade menatap Dylan dengan ngeri. Pria yang sedang duduk di sebelahnya ini pasti sudah gila. Karena, jika Dylan masih waras, ia tidak akan mengusulkan hal paling menggelikan seperti tinggal bersama seperti ini. Itu adalah hal terakhir yang akan Jade lakukan! Bagaimana bisa ia membayangkan, tidak bukan membayangkan. Bagaimana bisa ia tinggal bersama dengan seseorang yang sangat memengaruhinya secara fisik seperti itu? Hal tersebut pasti tak ubahnya seperti neraka yang terjadi lebih cepat. Dan berhubung ia tidak yakin akan masuk surga nantinya, Jade tidak ingin merasakan neraka lebih cepat. Ia tidak akan bisa tidur dengan tenang ketika tahu bahwa pria itu berada di bawah atap yang sama dengannya. Ia tidak akan bisa keluar d

