Bab 19 Nari Kembali

1055 Words

"Hei, Yasmine, tenang oke?" Aku semakin menggila saat tangan kekar itu terasa dingin di pipi. Kak Vincen membingkai wajahku yang kini dipenuhi air mata yang alir di pipi. "Aku mohon, Kak. Ayo kita jemput Nari sekarang mumpung Mas Asraf lagi keluar dengan selingkuhannya. Kita cuma punya waktu sebentar. Atau biar aku saja yang pergi!" "Barusan aku mendengar dia sedang berbicara mesra dengan selingkuhannya! Kenapa sih tidak ada yang mau mengerti, aku hanya ingin menjemput anakku. Aku hanya ingin Nari, tidak masalah jika laki-laki itu akan tidur ratusan kali dengan Maurina, tidak masalah, aku tidak peduli!" Entah sejak kapan aku berani teriak di hadapan Kak Vincen, yang kuinginkan sekarang siapapun bisa mengerti perasaanku. "Berikan kunci mobilku, biar aku pergi sendiri. Aku ingin men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD