31-Bahagiaku. Bersamamu

1784 Words

Kita tidak bisa menebak siapa jodoh kita. Bisa jadi orang yang menurutmu paling menyebalkan. ***   “Pagi, Sayang.” Dari layar ponselnya Varlo melihat Jasmine mengucek mata. Tindakan itu membuat Varlo gemas. Tidak lama dia melihat raut wajah Jasmine sedikit berubah, lalu mata itu mulai melotot. “Ngapain lo hubungin gue?!” Bukannya takut, Varlo malah terkekeh. Dia tahu Jasmine pasti marah setelah dia menghilang selama seminggu. Dan Varlo sudah mempersiapkan diri mendapat amukan dari kekasihnya itu. “Kok manggilnya lo gue lagi sih, Sayang?” “Bodo!” Varlo tersenyum miring melihat Jasmine. Dia sangat merindukan Jasmine yang seperti ini: yang ketus, dan berkata pedas. “Kenapa jadi senyum-senyum, sih? Aku masih kesel ya ke kamu.” Varlo beranjak dari ranjang lantas berjalan ke balkon. “M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD