17

1092 Words

"Kita bertiga butuh bicara" Sekilas gue ngeliat kalau Icha cukup terpaku begitu sadar siapa yang nahan lengannya sekarang, walaupun jujur gue gue cemburu tapi ini semua juga biar Icha gak kemana-mana. "Kalian mau ngejelasin apa lagi? Mau ngejelasin kalau selama ini kalian bahagia setelah nyakitin saya?" Gue beneran gak habis pikir kenapa Icha bisa berpikiran sepicik itu sama gue, gue gak pernah punya niat sama sekali untuk nyakitin hati Icha apalagi sampai ngebuat Icha marah kaya gini. "Cha, dengerin gue, ini semua gak yang kaya lo pikirin" "Alah, gak usah sok baik didepan gue, lo jelas-jelas tahu kalau selama ini gue suka sama Pak Raka tapi kenapa loe malah ngerebut Pak Raka dari gue?" Gue balik terpaku ditempat dengan pertanyaan Icha, pertanyaan kaya ginilah yang selama ini gue tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD