37. Di Sisiku

1540 Words

"Kamu benaran yakin mau ikut?" tanya Gara sekali lagi tepat di depan rumah sakit. Aku menatap mata Gara, mencoba untuk yakin jika kali ini aku nggak salah. Ya, tentu saja nggak salah jika ada seorang anak yang ingin mengetahui keadaan orang tuanya. Aku nggak mungkin berlagak pura-pura nggak tahu padahal mendengar sendiri bagaimana keadaan papa. Hubunganku dan papa bisa dibilang nggak begitu baik, aku sudah nggak mengenalinya lagi karena berpuluh tahun berpisah. Aku tidak tahu lagi apa kesukaannya. Masih sukakah dia membaca buku sebelum tidur, ataukah kebiasaan lainnya yang nggak kuingat lagi. Aku menarik napas dengan berat. Gara melirik ke arahku lagi, dia seperti tidak yakin kalau kali ini aku serius ingin melihat keadaan papa. "Jangan memaksakan diri," ujarnya sambil menggenggam tanga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD