Raka masuk ke kamar Arya sambil membawa sebuah mangkuk berisi air dan handuk kecil. Pria tinggi itu lalu memeras handuk yang sudah dicelupkan ke dalam air di mangkuk lalu melemparkannya begitu saja ke pangkuan Arya yang duduk bersender di kepala ranjang. "Baj***** lo." Arya meringis sambil melirik Raka yang duduk di ujung tempat tidurnya. Arya mengingat semua pukulan Dean tadi malam. Dia juga ingat saat Raka menyeretnya masuk ke dalam kamar. Dia kira Raka akan meninggalkannya, tapi ternyata sahabatnya yang satu ini masih mau menungguinya. "Dian udah cerita semua." Ada jeda di ucapan Raka. Ia melirik Arya yang sedang mengompres bekas pukulan-pukulan Dean tadi malam. "Gue juga udah tahu siapa cewek yang lo rusak." "Gue nggak ngerusak dia." Ucapan Arya membuat emosi Raka meletup. Sontak

