Tepat sepuluh hari sudah Kinan berada di Jogjakarta. Dalam hati wanita itu selalu bertanya-tanya, kenapa Arya tidak menghubunginya? Dia sudah pulang atau belum? Bagaimana keadaannya sepulang dari luar negeri? Kinan memang tidak memiliki niat untuk menghubungi Arya lagi setelah satu panggilannya untuk yang pertama kalinya, setelah mereka resmi menikah sembilan belas bulan yang lalu itu tidak mendapat respon. Saat itu Kinan ingin berteriak, sesibuk itukah hingga tidak sempat menjawab telepon dari wanita yang notabene adalah istrinya. "Bibibiiii ...." "Bibibi ...." Adit meniru ucapan tak jelas Ara dengan bibir yang monyong-monyong. Seperti biasa, pemuda itu akan mengganggu Ara. Entah dengan toelan jarinya di pipi Ara atau dengan meniru ucapan sang keponakan. Ara menatap Adit yang tiduran t

