Part 37

1424 Words

"Bojomu gek dijak madang kono to, Nduk. (Suamimu ajak makan sana to, Nak.)" Kinan yang baru selesai menunaikan sholat maghrib dan baru akan mulai membantu ibunya menyiangi sayuran sedikit mendengkus kesal. Untuk saat ini, apapun perkataan ibunya adalah perintah tidak langsung yang harus ia patuhi. "Makan dulu ayo, Mas." Arya memicingkan sebelah matanya. Telinganya tadi tidak salah dengar kan. "Apa?" tanyanya bodoh. "Makan dulu. Mau dibawain ke sini apa makan di dapur?" "Kono ning pawon wae, ndak dirusuhi Ara mengko nek ning kene. (Sana di dapur aja, malah direcokin Ara kalau disini.)" sahut Ibu Yanti yang masih tetap fokus pada sayurannya. "Nunggu Adit dulu, Buk." jawab Arya karena adik iparnya itu belum pulang dari masjid. "Orasah nunggu adimu. Yen malem minggu ngene iki bakalan su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD