"nginep aja kalau masih belum pengen pulang," sindir Reza pada Jenar yang memasuki mobil sembari terus menatap ke arah rumah Meisya, gadis itu begitu tidak tega melihat Nasya yang menangis sambil meronta dan mengacungkan kedua tangannya ke arahnya tadi seolah bayi itu begitu tidak rela melepas kepergian Jenar. "Aku enggak tega aja liat Nasya nangis gitu," sahut Jenar sambil melirik Reza yang sudah mulai menjalankan mobilnya lalu kembali menatap rumah Meisya dan dia melihat Bekti mengajak Nasya yang masih menangis keluar, mungkin akan di ajak pulang untuk minum s**u seperti yang lelaki itu katakan tadi. "Ya nanti juga diem, nangis terus juga pasti capek dan dia," kata Reza ringan, Jenar menatap sebal padanya. "Kenapa?" tanya Reza tidak terima Jenar menatapnya seperti itu. "Bapak nih

