Perubahan Sikap

1154 Words

Malam setelah kejadian di depan sekolah itu tidak benar-benar memberi ruang untuk tenang. Rumah kembali sunyi, namun kali ini sunyi itu terasa berbeda. Bukan lagi sekadar jarak, tapi sesuatu yang sedang berubah perlahan di antara mereka. Arman duduk di ruang tengah, tidak langsung masuk ke kamar seperti biasanya. Ia bersandar di sofa, menatap kosong ke depan, pikirannya masih dipenuhi oleh kejadian sore tadi. “Aku terlalu keras.” gumamnya pelan. Namun beberapa detik kemudian, ia menggeleng sendiri. “Atau memang sudah waktunya seperti itu.” Di kamar terpisah, Nindya duduk di tepi tempat tidur sambil menatap ponselnya. Layar menyala, tapi tidak benar-benar ia perhatikan. Pikirannya masih tertinggal pada sikap Arman yang berbeda dari biasanya. “Kamu itu istriku.” Ia mengulang kalimat i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD