Bab 15 - Kado Untuk Nara

1018 Words

Nara sempat menggeleng pelan ketika makanan itu diletakkan di hadapannya oleh salah satu pelayan di rumah Raka. Nafsu makannya benar-benar hilang sejak sore. Semenjak dirinya harus masuk ke dunia Raka. Namun Raka tidak menyerah. Pria itu duduk tenang di seberangnya, menatap Nara dengan sorot yang sulit ditebak. “Makan,” ucap Raka singkat, tapi tegas. Nara mengangkat wajahnya. “Aku belum lapar dan tidak nafsu makan.” “Kamu belum makan sejak siang,” balas Raka tanpa menaikkan suara. Tangannya mendorong piring itu sedikit lebih dekat dengan Nara. “Setidaknya coba walaupun sedikit. Supaya perut kamu tidak terlalu kosong.” Ada jeda panjang. Nara menatap makanan itu, lalu menatap Raka lagi. Akhirnya, dengan helaan napas pelan, ia mengambil sendok. Suapan pertama terasa hambar, bukan karen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD