Bab 14 - Hadirnya di Rumah Raka

1231 Words

Nara kembali melangkah masuk ke ruang rawat itu dengan langkah pelan. Pintu tertutup di belakangnya tanpa suara. Di atas ranjang, Ibunya sudah terjaga, menatap ke arah jendela dengan mata yang tampak lebih segar dibanding kemarin. “Ibu…,” panggil Nara lirih. Ibunya menoleh. Begitu melihat wajah Nara, senyumnya mengembang sebentar lalu memudar. Ia bisa langsung menangkap kegelisahan di wajah putrinya. “Kamu kenapa, Nak?” tanya sang Ibu lembut. “Wajahmu kelihatan sedih dan bingung.” Nara mendekat, duduk di sisi ranjang. Tangannya menggenggam tangan Ibunya yang kurus. Dadanya terasa sesak, tapi ia memaksakan diri untuk bicara. “Nara harus pulang ke rumah Mas Raka, Bu,” ucapnya akhirnya. “Nara harus mengurus suami Nara… Tapi Nara juga ingin di sini, sama Ibu.” Matanya mulai berkaca-k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD