Setalah hampir menunggu setengah jam pemeriksaan terhadap Bening, baru lah seorang dokter laki-laki jangkung dengan perwawakan rapi dan memiliki bulu halus di kedua sisi pipi menambah ketegasan pada wajahnya, tersenyum ke arah Bayu dan Wahyu yang sedang berdiri di depan pintu kamar Bening. “Dok bagaimana dengan keadaan istri dan anak saya?” sela Bayu mendahului Wahyu yang juga menghampiri dokter tersebut. “Pasien dan bayinya selamat, hanya saja keadaan ibu dan anak sama-sama lemah. Saya berharap bapak bisa menyemangati ibu agar bisa lekas membaik karena bagaimana pun support dari orang terkasih bisa meningkatkan imun secara alamiah, kalau gitu saya permisi dulu.” “Terima kasih Gas, salam buat Nency,” balas Wira turut berterima kasih, karena memang dokter yang menangani Bening saat ini a

