Ceraikan aku!

1133 Words

Belum sempat menjawab, terdengar langkah kaki seseorang menaiki anak tangga. Erlangga langsung membuka pintu ruangan, lalu menarik Kayla masuk ke dalamnya. "Kita nggak boleh lama-lama di sini, takut ketauan," kata Erlangga seraya mengunci pintu dari dalam. Kayla mengangguk, lalu ia melihat ke sekeliling, terkagum melihat ruang kerja sang suami yang ternyata memiliki ukuran yang sangat besar, dingin, dan sangat nyaman. Ini pertama kali Kayla masuk ke dalam ruangan kerja bosnya, tidak heran kalau ia merasa kagum. "Gede banget, Mas. Rapih lagi." "Iya lah. Masa ruanganku berantakan," jawab Erlangga sambil membuka laci, mengambil dompet yang tertinggal. Melihat ke arah rak buku. Ada satu judul yang membuat Kayla tertarik, dia berjalan ke sana, menggeser pintu kaca itu secara perlahan, lalu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD