Kini Dani dan Rena berada di apartemen Denty. "Mbak Denty nggak kepengen balik ke sini?" tanya Dani. Denty menghela nafas. Dia melihat Rena dan Dani secara bergantian. "Sebenarnya pengen. Tapi aku ngeri denger cerita istrimu, Dan." kata Denty. "Ini uda di ubah lagi sistem keamanannya, mbak." "Aku juga takut kalo anakku berteman dengan orang yang salah. Kadang nama di belakang kita juga bikin kuatir. Makanya, setelah nikah, aku pindah ke Australia dan pake nama suami. Bukannya aku nggak bangga sama nama Artomoro. Tapi aku takut kalo ada yang ganggu anakku, karena dia keturunan Artomoro." "Do'akan nggak ada yang ganggu kita lagi ya mbak." sahut Rena. "Tentu Ren. Suamimu gimana? Masih ngeselin? Soalnya, dia dulu ngeselin banget lho." ucap Denty dan tertawa kecil. "Aku ngg

