BAB 16

1814 Words

"Maksudmu apa, Ren? Kamu nggak sanggup apa? Ngerasain sakit?" tanya Dani dengan wajah kuatir. "Aku nggak sanggup berhadapan orang seperti Clara dan Tito. Dan mungkin akan ada lagi orang-orang seperti mereka kan?" tanya Rena. Tatapannya penuh luka. Dani pun tak sanggup menjawab pertanyaan Rena. "Aku yakin kamu kuat. Dan kita bisa melewati ini kan?" tanya Dani dan semakin mengeratkan genggaman. Rena mengela nafas. "Aku nggak tahu, mas. Aku capek dengan semua ini. Aku pengen sendiri." Rena makin terisak. "Ren, jangan punya pikiran seperti itu. Kamu hanya capek. Sekarang istirahat aja ya?" Dani kuatir jika Rena benar benar ingin berpisah darinya. Sudut mata Rena kembali mengeluarkan airmata, lalu ia menoleh ke arah yang lain. Agar Dani tak melihat airmatanya yang terus keluar. D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD