42. Sulit Berterus Terang

1277 Words

Mita masih mematung di depan pintu. Dia mengenali orang yang ada di Villa itu. Namun Mita tetap diam untuk menunggu reaksi orang yang saat ini ada di hadapannya. “Kamu?” ucapan pria itu terhenti. ‘Wajahnya mirip sekali dengan Gendis. Tapi mana mungkin Gendis masih hidup? Karena kecelakaan itu membuat kami harus mengikhlaskan mereka,' ucap pria itu dalam hatinya. Pria itu ternyata adalah Adiwijaya. “Saya datang ke sini untuk mengantar pesanan bunga Lily dari Pak Marchel,” ucap Mita yang masih merahasiakan identitasnya, walau Adiwijaya hampir saja menduga kalau Mita adalah Gendis. “Oh, silakan masuk saja kalau memang ingin menata bunga itu di dalam sana!” Adi Wijaya begitu ramah menyambut kedatangan gadis yang mirip sekali dengan Gendis. Padahal memang benar Mita itu adalah Gendis. “Te

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD